Koperasi Jokowi

Calon Menteri Koperasi Disokong Kalangan Pesantren

Dalam suatu pertemuan dengan para pimpinan redaksi media massa di Istana Negeri, Presiden Jokowi pernah mengatakan bila komposisi kabinet di periodenya yang kedua, hendak di isi oleh 45 persen dari orang partai, 55 persen dari golongan handal. Statment kepala negeri itu diapresiasi. Dikira wujud komitmen Jokowi buat menjadikan kabinetnya bagaikan kabinet dengan spirit meritokrasi.

KH Hairuddin, tokoh pondok pesantren Jawa Timur yang pula Pimpinan Pusat Koperasi Pondok Pesantren Indonesia( Puskopi) salah satu yang mengapresiasi komitmen Presiden itu. Kata Hairuddin, hasrat Jokowi itu ialah angin fresh. Karena kenyataannya, di periode pertamanya, anggota kabinet lebih didominasi oleh wakil partai. Jatah golongan handal teramat kecil. Sementara itu, banyak orang partai yang jadi menteri tidak kompeten di bidangnya.” Kebijakan Presiden Jokowi yang hendak memprioritaskan para handal bagaikan anggota kabinetnya merupakan secercah harapan untuk rakyat,” ucapnya.

Hairuddin juga berharap pos departemen yang berhubungan dengan hajat rakyat, misalnya yang terpaut dengan bidang ekonomi kerakyatan, spesialnya koperasi serta UKM dipegang oleh orang yang memanglah ngerti dunia perkoperasian. Bukan orang partai yang tidak pakar di bidangnya. Ini sangat berarti, supaya kebijakan perkoperasian di Tanah Air betul- betul pas target.“ Semenjak merdeka sampai saat ini pembangunan ekonomi rakyat dilaksanakan seadanya, apalagi terkesan dikira beban. Hingga hasilnya juga lumayan memprihatinkan. Perekonomian nasional yang baik itu mestinya ditopang dengan kekokohan ekonomi rakyat bukan pada kekokohan orang perseorangan, itu rentan stabilitasnya. Ekonomi rakyat yang sebetulnya merupakan koperasi,” tuturnya.

Menteri Koperasi kedepan, lanjut Hairuddin haruslah orang yang tidak cuma mengerti soal perkoperasian. Tetapi pula, memanglah bergelut di bidang itu. Orang koperasi yang wajib jadi menteri koperasi.

” Jadi janganlah sekali- kali kabinetnya diserahkan oleh yang bukan ahlinya. Koperasi merupakan amanat konstitusi. Ialah kunci pembangunan ekonomi negara. Mestinya diserahkan sama pakar bukan politisi,” ucapnya.

Bagaikan orang pesantren, serta pula yang bergiat langsung dalam dunia koperasi pesantren, dia pastinya memiliki nama calon menteri koperasi yang layak dipertimbangkan Jokowi. Calon menteri yang disokong golongan pesantren merupakan Mohamad Sukri. Kata Hairuddin, Sukri

Jokowi Koperasi

merupakan pakar koperasi. Bergelut langsung dalam perkoperasian. Pendidikannya juga di bidang koperasi. Karenanya layak didukung.“ Bersumber pada perihal itu kami atas nama 1500- an koperasi pondok pesantren sudah berkirim pesan ke Presiden Jokowi serta Wapres KH Ma’ ruf Amin memohon dengan sangat hak prerogatif Presiden buat Menteri Koperasi dikasih pada orang yang pas. Kami menganjurkan Mohamad Sukri bagaikan calon Menteri Koperasi,” kata Hairuddin.

Sekretaris Puskopi, KH Samsul Arifin meningkatkan, Sukri bukan orang kemarin sore dalam dunia perkoperasian di Indonesia. Tetapi pakar di bidang koperasi. Puluhan tahun, Sukri bergelut dalam dunia koperasi. Aktif di bermacam koperasi. Saat ini, Sukri pula jadi Pimpinan Universal Induk Koperasi Pondok Pesantren segala Indonesia( Inkopontren), disamping pula bagaikan Sekjen Dekopin.” Tidak hanya pakar di bidangnya, ia pula telah puluhan tahun aktif bermacam koperasi di seluruh tingkatan baik nasional ataupun internasional. Ia berlatar balik pembelajaran S1 sampai S3- nya merupakan koperasi serta ekonomi konstitusi. Kami percaya Pak Jokowi tidak hendak mengecewakan kami di Jawa Timur sebab kami merupakan basis serta penentu kemenangan Pilpres yang kemudian,” kata Kiai Samsul.

Kata Kiai Samsul, sokongan Puskopi buat Sukri merupakan aspirasi ataupun kemauan dari golongan koperasi pondok pesantren.” Mudah- mudahan Pak Jokowi memakai hak prerogatifnya memilah menteri koperasi yang betul- betul pakar serta aktif di koperasi,” katanya.

You May Also Like

fintec

Koperasi tak Kalah dari Fintech

kemenkop

Pengembangan Koperasi dan UMKM

teten

Menteri Koperasi dan UKM Kabinet Indonesia Maju, Profil Teten Masduki

jateng

Jateng Bikin Pusat Pelatihan Koperasi dan UKM di 2020